Anti Grunjal-Grunjal Club Jalan Jatisari-Bocor Sekarang Muluslus
Anti Grunjal-Grunjal Club Jalan Jatisari-Bocor Sekarang Muluslus
KEBUMEN 15-12-2025 Angin segar berhembus bagi para petani dan pengguna jalan di wilayah Jatisari hingga Bocor. Proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Jatisari – Bocor kini telah dinyatakan selesai dikerjakan 100 persen, menjadi kado akhir tahun yang meningkatkan mobilitas warga dan mendongkrak perekonomian lokal.
Proyek vital ini didanai melalui APBD Perubahan (DAU) Tahun Anggaran 2025 dan menelan biaya kontrak sebesar Rp 1,9 Miliar. Pengerjaan difokuskan pada konstruksi beton (rigid pavement) yang diklaim jauh lebih tahan banting terhadap cuaca maupun beban kendaraan berat, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi yang didominasi oleh area persawahan.
Ruas jalan ini dinilai sangat strategis karena menjadi akses krusial bagi aktivitas pertanian dan distribusi hasil bumi di wilayah pesisir Kebumen. Rampungnya jalan beton yang kokoh ini diprediksi akan memangkas biaya transportasi petani secara signifikan dan memperlancar distribusi hasil panen padi.
"Alhamdulillah, pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Jatisari-Bocor sumber dana APBD Perubahan 2025 sudah selesai. Dengan nilai kontrak Rp 1,9 Miliar, kini masyarakat bisa menikmati akses jalan yang mulus dan nyaman," ujar perwakilan pelaksana di lokasi.
Kualitas Terjamin Melalui Uji Ketat
Berdasarkan pantauan di lapangan, tepatnya di Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren, tim teknis dari dinas terkait bersama penyedia jasa dan konsultan pengawas tampak melakukan pemeriksaan akhir (opname) dan pengambilan sampel core drill. Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengawal uang rakyat, memastikan ketebalan dan kualitas beton telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan sebelum diserahterimakan.
"Jalan yang mulus adalah kunci ekonomi desa yang maju," ujar seorang tokoh masyarakat setempat. Dengan selesainya jalan ini, tidak ada lagi keluhan jalan berlubang yang menghambat aktivitas warga berangkat kerja maupun sekolah.
Kini, infrastruktur yang vital ini telah berdiri kokoh, siap melayani warga. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan menjadi warisan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang, dengan syarat utama: tugas masyarakat selanjutnya adalah merawatnya bersama-sama.
